Nama : Anik
Susilowati
NIM : A310130069
1. Media
komunikasi sekolah mempunyai ciri tersendiri yang membedakan dengan majalah
pada umumnya . Sebutkan lima ciri majalah sekolah!
Jawab:
a.
Majalah sekolah
diterbitkan di lingkunagn sekolah
b.
Upaya penerbitan
majalah sekolah biasanya dikoordinasikan dalam satu seksi kegiatan
ekstrakurikuler Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
c.
Sasaran utama pembaca
majalah sekolah adalah siswa di lingkungan sekolah.
d.
Dari segi pertanyaan,
majalah yang diterbitkan di lingkungan sekolah, isi pertanyaan lebi
mengutamakan kepentingan publikasi pendidikan dan pengajaran disekolah
e.
Penampilan majalah
sekolah tidak porno
2. Ditinjau
dari jenis pembaca, majalah sekolah termasuk majalah praremaja atau majalah
remaja. Jelaskan apa yang dimaksud majalah praremaja dan majalah remaja!
Jawab:
·
Majalah praremaja
adalah majalah yang diterbitkan untuk dibaca oleh murid di lingkungan
pendidikan dasar (berusia 6-13 tahun).
·
Sedangkan majalah
remaja adalah majalah sekolah itu dikelola untuk pembaca remaja (sekolah dasar
dan sekolah lanjut tingkat pertama) dan remaja sekolah menengah setingkat siswa
SMU (berusia 13-21 tahun).
3. Dilihat
dari isi pernyataannya, majalah yang diterbitkan di lingkungan sekolah lebih
mengutamakan kepentingan publikasi pendidikan dan pengajaran di sekolah. Apa
sajakah isi pernyataan majalah sekolah yang mengutamakan kepentingan publikasi
pendidikan dan pengajaran di sekolah?
Jawab:
Isi
pernyataan majalah sekolah antara lain memuat kegiatan kurikuler dari segi
pernyataan, majalah yang diterbitkan di lingkungan sekolah di kelas (seperti
berita ujian, bahan pelajaran baru, proses belajar mengajar, dan laporan
praktikum) daan laporan kegiatan ekstrakurikuler (seperti pentas seni, kegiatan
drumband, laporan karyawisata, dan
anjang karya).
4. Terdapat
tujuh alasan atau pertimbangan yang mendasari pengelolaan majalah sekolah.
Sebutkan tujuh alasan tersebut!
Jawab:
·
Pertama, pendekatan
proses di dalam kurikulum yang berlaku saat ini akan semakin diakui
eksistensinya dalam dunia pendidikan formal di Indonesia. Belajar melalui
pendekatan proses berarti siswa aktif melalui serangkaian aktivitas menuju
pencapaian suatu tujuan instruksional, contohnya siswa merecanakan suatu
kegiatan, menyiapkan atau mengatur seperangkat instrument, melakukan observasi,
mengelompokkan data menyimpulkan temuan, dan mengomunikasikannya.
·
Kedua, kegiatan
penerbitan majalah sekolah yang melalui serangkaian tahap dapat berguna untuk
mempertajan penalaran siswa. Menyunting karangan merupakan salah satu contoh
kegiatan yang mengasah daya nalar atau berpikir sistematis.
·
Ketiga. Majalah sekolah
dapat dijadikan wadah pengembangan bidang jurnalistik dan dunia penerbitan.
Dalam wadah ini, munat atau bakat dan daya imajinasi siswa dikembangkan secara
kreatif, misalnya lewat kegiatan dekorasi atau tata wajah, tata grafis,
penciptaan puisi, cerita pendek, dan karikatur.
·
Keempat, majalah
sekolah dapat dipakai sebagai wadah salah satu media untuk menyalurkan aspirasi
siswa. Gagasan konstruktif tentang perbaikan kegiatan belajar mengajar dapat
ditulis dalam media ini untuk selanjutnya dibaca oleh siswa.
·
Kelima, majalah sekolah
digunakan sebagai media untuk mempermudah hubungan dialogis antarkomponen
pendidikan. Selain sebagai media pengajaran dan komunikasi di dalam lingkungan
sekolah, majalah sekolah juga dapat digunakan sebagai komunikasi antarsekolah,
contohnya pengumuman tentang lomba dalam rangka diesnatalis dan berita
pendaftaran siswa baru di SMU.
·
Keenam, dengan kegiatan
pengelolaan majalah sekolah, terutama kegiatan yang berkaitan dengan
ekstrakurikuler, yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar jam pelajaran,
siswa belajar memanfaatkan waktu senggang dengan sebaik-baiknya.
·
Ketujuh, pengelolaan
majalah sekolah termasuk bagian dari kegiatan ekstrakurikuler. Berdasarkan
pengalaman di lapangan, pengelolaan majalah sekolah lebih bernilah bagi siswa
jika dikaitkan dengan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia.
5. Sebutkan
arti penting pengelolaan majalah sekolah dalam pengajaran bahasa Indonesia!
Jawab:
Menurut
Barung, dkk. (1998:14) arti penting majalah sekolah bagi pembelajaran bahasa
dan sastra Indonesia adalah sebagai berikut.
a. Siswa
dilatih menulis berbagai bentuk tulisan dengan memakai ragam bahasa Indonesia
yang sesuai dengan rubric yang tersedia
b. Pada
saat pengajaran pokok bahasan membaca, siswa dilatih untuk memahami
bacaan-bacaan yang termuatdi majalah sekolah, membedakan bacaan yang menarik
dan yang tidak menarik, menyusun tanggapan secara tertulis tentang isi bacaan
yang tidak nalar, kemudian tanggapan itu dapat diterbitkan pada edisi majalah
selanjutnya
c. Majalah
sekolah dapat juga dipakai sebagai sumber belajar bahasa
d. Siswa
mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kosakata
e. Dalam
kaitannya dengan pokoh bahasa sastra, siswa tidak hanya membaca, tetapi juga
belajar mengapresiasi karya sastra sesame teman
f. Melatih
siswa untuk terampil berbicara (dan
menyimak) sesuai dengan konteks komunikasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar